
perbandingan gypsum aplus dan djayaboard
Jawaban jujurnya: keduanya sama-sama bagus dan layak digunakan. Perbedaan lebih ke karakter material, brand, dan preferensi hasil akhir.
Untuk gambaran harga pasang berdasarkan material, Anda bisa lihat di harga pasang plafon gypsum.
Perbedaan Gypsum Aplus vs Djayaboard
| Aspek | Aplus | Djayaboard |
|---|---|---|
| Harga | Lebih ekonomis | Lebih tinggi |
| Kualitas | Baik & kuat | Baik & sedikit lebih halus |
| Permukaan | Standar rapi | Lebih halus (kertas pelapis) |
| Brand | Mulai banyak digunakan | Lebih lama & lebih dikenal |
| Kesan | Value for money | Lebih bonafid / premium |
Penjelasan Jujur di Lapangan
- Djayaboard lebih dulu dikenal di pasar dan sudah lama digunakan di banyak proyek, sehingga terkesan lebih premium dan bonafid.
- Aplus saat ini juga sudah sangat baik kualitasnya dan banyak dipakai karena lebih ekonomis.
- Perbedaan utama ada di finishing permukaan, di mana Djayaboard terasa sedikit lebih halus.
- Namun secara fungsi dan kekuatan, keduanya sama-sama layak dan tidak jauh berbeda.
Untuk memahami sistem hitung biaya berdasarkan luas, Anda juga bisa baca cara hitung biaya plafon gypsum.
Tabel Harga Pasang Gypsum 2026
| Jenis Material | Harga |
|---|---|
| Gypsum Aplus + rangka hollow | Rp 135.000 / m² |
| Gypsum Djayaboard + rangka hollow | Rp 155.000 / m² |
| List plafon | Rp 35.000 / m¹ |
| Pengecatan plafon | Rp 60.000 / m² |
| Bongkar plafon lama | Rp 40.000 – Rp 60.000 / m² |
Simulasi 5 Proyek Nyata Jabodetabek
1. Rumah Baru – Depok (Aplus)
- Nama konsumen: Bapak Rian Pratama
- Luas: 60 m²
- Rincian:
- 60 × Rp135.000 = Rp 8.100.000
- List: 40 × Rp35.000 = Rp 1.400.000
- Cat: 60 × Rp60.000 = Rp 3.600.000
- Total: Rp 13.100.000
“Sudah cukup bagus, rapi dan lebih hemat.”
2. Renovasi – Bogor (Aplus + Bongkar)
- Nama konsumen: Ibu Lina Marlina
- Luas: 75 m²
- Rincian:
- Bongkar: 75 × Rp50.000 = Rp 3.750.000
- Pasang: 75 × Rp135.000 = Rp 10.125.000
- List: 55 × Rp35.000 = Rp 1.925.000
- Cat: 75 × Rp60.000 = Rp 4.500.000
- Total: Rp 20.300.000
“Renovasi total, hasilnya jauh lebih rapi dari sebelumnya.”
3. Rumah Minimalis – Bekasi (Aplus + Drop)
- Nama konsumen: Bapak Dedi Saputra
- Luas: 70 m²
- Rincian:
- 70 × Rp135.000 = Rp 9.450.000
- Drop: 10 × Rp120.000 = Rp 1.200.000
- List: 50 × Rp35.000 = Rp 1.750.000
- Cat: 70 × Rp60.000 = Rp 4.200.000
- Total: Rp 16.600.000
“Desain jadi lebih hidup dengan drop ceiling.”
4. Rumah – Tangerang Selatan (Djayaboard)
- Nama konsumen: Ibu Maya Prameswari
- Luas: 80 m²
- Rincian:
- 80 × Rp155.000 = Rp 12.400.000
- List: 60 × Rp35.000 = Rp 2.100.000
- Cat: 80 × Rp60.000 = Rp 4.800.000
- Total: Rp 19.300.000
“Finishing lebih halus, terlihat lebih premium.”
5. Renovasi – Jakarta Timur (Djayaboard + Bongkar)
- Nama konsumen: Bapak Hendra Gunawan
- Luas: 95 m²
- Rincian:
- Bongkar: 95 × Rp50.000 = Rp 4.750.000
- Pasang: 95 × Rp155.000 = Rp 14.725.000
- List: 70 × Rp35.000 = Rp 2.450.000
- Cat: 95 × Rp60.000 = Rp 5.700.000
- Total: Rp 27.625.000
“Lebih yakin pakai Djayaboard karena sudah terkenal lama.”
Kesimpulan: Pilih Aplus atau Djayaboard?
- Pilih Aplus jika ingin hasil bagus dengan harga lebih hemat
- Pilih Djayaboard jika ingin finishing lebih halus dan brand lebih bonafid
Pada akhirnya, kedua material ini sama-sama berkualitas dan sering digunakan di proyek profesional. Perbedaan hanya pada detail finishing dan harga.
Konsultasi & Survei Gratis