Beranda » Atap baja ringan » Konstruksi Baja Ringan untuk Bangunan

Konstruksi Baja Ringan untuk Bangunan

T Diposting oleh pada 19 March 2015
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 2865 kali

Konstruksi baja ringan bangunan yang dibuat dari baja ringan umumnya memiliki daya tahan dan kekuatan yang cukup besar. Biasanya dalam membuat desain yang menggunakan baja mengacu pada American Institute of Steel Construction (AISC) sebagai filosofi pembuatannya dan mendasarkan pada probabilitas ambang batas (limited sates). Desain konstruksi harus mampu menahan kelebihan beban bila terjadi perubahan fungsi struktur yang disebabkan oleh penyederhanaan yang berlebihan dalam analisis strukturnya maupun variasi dalam prosedur konstruksi.

Bagi para insinyur sipil, konstruksi baja yang dirancang harus bisa memberi jaminan keamanan atas kemungkinan kelebihan beban yang ditopang (overload) sehingga bisa membahayakan bangunan dalam jangka panjang. Selain itu, juga perlu diperhitungkan kemungkinan daya tahan atau kekuatan yang ternyata lebih rendah daripada perhitungan di atas kertas (understrenght). Secara umum, persoalan-persoalan ‘salah hitung’ ini terjadi pada batang, penyambung atau sistem konstruksi itu sendiri.

Agar tidak terjadi kesalahan dalam perhitungan konstruksi baja, seorang ahli bangunan atau mereka yang sedang mendirikan rumah dan gedung harus menghitung volume material untuk strukturnya terlebih dahulu, khususnya komponen-komponen pokok yang membentuknya seperti kolom, balok, gording, pelat baha, trekstang, ikatan angina (bracing), jarum keras (turn buckle), baut, talang datar dan rangka besi siku. Sedangkan komponen lain di luar yang pokok adalah tie beam/sloof dan pelat lantai beton bertulang.

Untuk kolom biasanya menggunakan material baja Wide Flange (WF). Ini merupakan salah satu dari profil baja struktural yang paling banyak digunakan dalam setiap konstruksi-konstruksi baja. Sebagian penggunanya terkadang bingung karena profil jenis ini memiliki variasi beberapa nama, misalnya sering disebut profil H, HWF, H-BEAM, IWF atau I. Beberapa tempat malah menyebutnya dengan istilah WH, SH dan MH. Sama dengan kolom, balok juga menggunakan baja WF. Sedangkan Gording cenderung menggunakan materi baja jenis CNP atau biasa disebut dengan istilah balok purlin, kanal C, C-Channel, profil C. Selain Gording, baja CNP juga dipakai untuk balok dudukan penutup atap, rangka komponen arsitektural, dan untuk memegang penutup dinding seperti metal sheet.

Komponen-komponen pokok di atas lalu dihitung volumenya agar sesuai dengan gambar konstruksi baja yang telah direncanakan, agar tidak terjadi kesalahan dan kegagalan berupa tekukan, fatig, retakan dan geseran, defleksi, vibrasi, deformasi permanent dan rekahan. Oleh karena itulah beban maupun resistensi terhadap beban merupakan variable yang harus diperhitungkan. Pada kenyataannya, agak sulit untuk melakukan analisis secara komprehensif terhadap hal-hal tidak pasti yang bisa mempengaruhi pencapaian keadaan batas tersebut. Jadi perhitungan-perhitungan kasar bisa dijadikan acuan umum untuk mencegah kegagalan konstruksi.

Sebagai material bangunan, keunggulan baja terletak dari segi bentuk maupun strukturnya yang kokoh. Kedua nilai ini membantu para ahli sipil untuk memperkirakan lebih matang lagi dalam membangun konstruksi baja dengan tingkat presisi dan akurasi yang tinggi. Apalagi baja juga memiliki duktilitas yang tinggi, dalam artian meski tarikan dan tegangannya tinggi tidak membuat material langsung hancur atau putus. Bandingkan dengan kayu. Kelebihan inilah yang bisa mencegah bangunan roboh secara tiba-tiba. Ini merupakan salah satu aspek keselamatan (safety) yang dimiliki baja dibanding material lainnya. Jika pun terjadi gempa bumi yang dahsyat seperti di Jogjakarta, konstruksi dari baja cenderung tetap stabil dan tidak jatuh secara simultan. Tidak heran, untuk daerah-daerah yang rawan gempa, penggunaan material baja sebagai bahan bangunan rumah sangat direkomendasikan.

Belum ada Komentar untuk Konstruksi Baja Ringan untuk Bangunan

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Konstruksi Baja Ringan untuk Bangunan

Biaya Pasang Atap Baja Ringan

Konstruksi Baja dan Keuntungan Penggunaan Konstruksi Baja

T 18 July 2015 F A Petra Truss

Salah satu hal yang mungkin perlu Anda ketahui yaitu bagaimana konstruksi baja bisa dibilang sedang mengalami perkembangan yang cukup pesat di Indonesia. Ada banyak pengusaha property yang menawarkan berbagai pilihan desain konstruksi yang didominasi material baja. Ada beberapa faktor yang... Selengkapnya

Harga Pasang Baja Ringan

Harga Pasang Baja Ringan

T 22 January 2024 F A Petra Truss

Baja ringan adalah salah satu material yang sering digunakan untuk berbagai macam keperluan konstruksi bangunan, terutama pada bagian atap bangunan. Nama asli dari baja ringan sendiri adalah baja canai dingin atau cold-formed steel. Selain untuk membuat atap, biasanya baja ringan... Selengkapnya

Biaya Pasang Atap Baja Ringan

Biaya Pasang Atap Baja Ringan

T 23 January 2024 F A Petra Truss

Dalam pembangunan setiap jenis atau bentuk atap, kualitas material konstruksi yang digunakan adalah jaminan bahwa material yang dipilih mampu menahan beban konstruksi model atap rumah, baik sementara ataupun permananen. Rangka atap memiliki konfigurasi elemen berstandar berupa reng, kuda-kuda, gording, dan... Selengkapnya

+ SIDEBAR
× Segera Hubungi Kami